Menjadi Pemuda Qur'ani
Sebelmunya, apa sih Al-qur'an itu? Al-qur'an itu firman Allah yang
memiliki kekuatan Spektakuler. Al-qur'an itu surat cinta Allah untuk hambanya.
Firman Allah ini juga nggk kalah romantic dengan surat cintanya manusia. Bicara
tentang Al-qur'an bicara juga dengan hati, matinya hati disebabkan kejauhan
terhadap Al-Qur'an. Al-qur'an juga bisa dijadikan sahabat, saat sedih maupun
senang, gudang solusi saat permasalahan tiba. Dan Allah pun mempunyai keluarga
didunia, siapa itu? Ia adalah ahlul Qur'an. lalu bagaimana caranya agar kita
bisa ahli qur'an? caranya bikin al-qur'an sampai ke hati dan merubah akhlak
kita menuju yang lebih baik. untuk menjadi ahlul qur'an itu nggak harus
hafal 30 juz. karena al-qur'an itu bagaikan sebuah bangunan yang tidak memiliki
pintu, jadi kita bisa memasukinya sesuka hati kita. kita bisa mendekatinya
dengan tilawah, menghafalnya dan juga bertadabbur dengan al-qur'an. ada ulama'
yang berkata: "memahami satu ayat sambil merenunginya dan memahaminya
lebih baik dari pada menghatamkan tanpa memahaminya". eitss... tapi kita
juga harus berusaha untuk mencapi 30 juz tersebut, agar kelak kita berkumpul di
surga allah dengan orang-orang yang kita sayangi. dan allah menjanjikan kepada
penghafal al-qur'an akan diberi mahkota untuk kedua orang tuanya, subahanallah.
terus buat penghafal itu sendiri apa? lebih dari itu, Subahanallah, Allahuakbar...
Bicara tentang Al-qur'an, bicara juga tentang pemuda-pemudi zaman
sekarang, sudahkah kita menjadi pemuda Qur'ani? Menjadi pemuda milenial
ditengah hiruk-priuk dunia menjadi sebuah tantangan yang besar, bisakah kita
menjaga identitas pemuda-pemudi muslim? Islam membutuhkan muda-mudi tangguh
yang bisa mempertahankan identitas islam, yang memiliki api semangat juang
seperti hal-nya Muhammad Al-fatih yang memiliki api semangat juang untuk
menegakkan panji-panji islam. Pemuda hari ini, pemimpin masa depan, jikalau
pemuda sekarang hanya jadi pemikmat tanpa berjuang, bagaimana masa yang akan
datang?
untuk itu, marilah kita saling memperbaiki diri, marilah kita saling
mengingatkan, saling rangkul-merangkul satukan tekad dan bulatkan niat agar
bisa berjuang untuk agama pun untuk Negara ini. pemuda itu bukan yang banyak
ilmunya, bukan yang gagah, tetapi yang beradab dan menerapkan sifat-sifat
terpuji yang sudah tercantum dalam al-qur'an. seseorang tinggi ilmunya tetapi
tidak memiliki akhlak belum bisa dikatankan dengan pemuda qur'ani. Islam
memperlukan pemuda qur'ani yang bisa menjaga identitasnya. Pun Negara ini,
membutuhkan pemuda qur'ani yang mengerti budi pekerti seta akhlaq-kul- karimah
yang kelak bisa menjadi pemimpin masa depan yang adil dan berakhlak, pula yang
faham tentang agama dan syariat. diri ini juga belum baik, tapi apa salahnya sebagai pemuda kita sama-sama memperbaiki diri untuk agama dan negara ini?
Rabbii bimbinglah kami, agar selalu berpegang teguh dengan
Al-quran dan sunnahmu, bimbinglah kami agar kelak bisa menjadi penerus juang
islam dan Negara ini, tegurlah kami jika kami melupakan Al-Qur'an mu dan
sunnahmu. Tuntunlah kami agar bisa menjadi pemuda Qur'ani yang berada dalam
naungan Ridho ilahi. Amin…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar